Harga Kubah Masjid Galvalum
Januari 19, 2020
Show all

Sejarah Kubah Masjid dalam Peradaban Islam

 

sejarah kubah masjid harga kubah masjid

Kubah merupakan penanda sebuah masjid. Meskipun tidak ada keharusan dalam pembangunan kubah pada sebuah masjid, namun sudah menjadi sebuah tradisi pada masyarakat Indonesia bahwasannya sebuah masjid harus ada kubahnya, selain menambah estetika pada sebuah masjid sehingga tampak lebih bagus, sebuah kubah pada masjid bisa dijadikan sebuah penanda bagi orang yang sedang bepergian, bahwasannya di daerah tersebut berdiri sebuah masjid, karena dari kejauhan masyarakat bisa melihat sebuah masjid dengan adanya kubah tersebut. Pada abad ke 19 akhir, sedangkan sejarah kubah masjid di Masyarakat Indonesia baru mengetahui bangunan kubah masjid, sedangkan di Jawa, baru muncul pada pertengahan abad ke- 20 Masehi.

Kontraktor Kubah Masjid Profesional

Saat ini ada beberapa bahan kubah masjid yang sedang popular di masyarakat diantaranya, Enamel, Galvalum, Beton, GRC, stainless dan Kubah ACP. Dari beberapa bahan kubah di atas, saat ini yang banyak menjadi pilihan di masyarakat ialah kubah dengan bahan Enamel dan Galvalum, karena harga terjangkau, lebih awet , kuat dan jika terjadi kerusakan, biaya yang timbul tidak terlalu besar. Bukan tanpa alasan jika 2 bahan tersebut menjadi pilihan pada masyarakat lebih banyak, jika kita melihat kubah dengan bahan satainless, bahan tersebut terlihat ringkih, ringan dan mudah terbawa angin, sedangakan kubah beton, gampang retak jika terkena guncangan.

Bukan hanya itu, kubah dengan bahan enamel dan galvalum memiliki warna yang tidak membosankan dan lebih tajam, sehingga anda bisa memilih perpaduan warna sesuka hati anda, terdapat salah satu kontraktor kubah masjid CV. ASIA JAYA KUBAH yang berani memberikan garansi* warna untuk kubah masjid sampai 20 tahun.

Kelebihan Kubah Masjid Enamel dan Galvalum

Beberapa kelebihan kubah dengan bahan enamel dan galvalum :

1. Kubah panel memliki warna yang lebih tajam, variatif dan tahan lama.
2. Lebih tahan terhadap kerusakan jika terjadi bencana dari pada kubah dengan bahan stainless steel dan kubah dengan bahan beton
3. Kubah panel memiliki bobot yang relatif lebih ringan, sehingga tidak membutuhkan pondasi yang kuat untuk menahannya.
4. Potensi kebocoran atau rembesan lebih kecil dibandingkan dengan kubah jenis bahan lainnya. Sebagai contoh kubah dengan bahan beton, akan mudah retak jika terjadi guncangan.
Untuk menjamin kenyamanan serta berlangsungnya ibadah dengan tenang dan aman, pastikan kubah masjid yang anda pilih benar-benar memiliki kualitas yang sangat baik. Jangan sampai anda tergiur dengan harga kubah yang murah, karena bukan rahasia lagi, harga akan berpengaruh juga dengan kualitas, semakin murah harganya, tidak dapat dipungkiri bahwasannya kualitasnya akan menurun juga.

Dana masjid yang tersedia sebaiknya dioptimalkan untuk kegiatan yang lainnya tanpa mengorbankan kualitas kubah masjid yang ada.

Sejarah Kubah Masjid

sejarah kubah masjid

 

Pada dasarnya, kubah bukan berasal serta berakar dari arsitektur Islam. Itu karna memanglah ajaran Islam tidak membawa secara langsung tradisi budaya fisik. Islam tidak mengarahkan secara konkret tata bentuk arsitektur. Islam membebaskan kepada umatnya untuk memastikan pilihan- pilihan fisiknya pada akal budi.

Secara historis, kubah belum diketahui pada masa Rasulullah SAW, sebagaimana halnya dengan menara serta mihrab. Profesor K Cresswell, dalam Early Muslim Architecture, menyatakan bahwa desain mula Masjid Madinah sama sekali belum memahami kubah.

Cresswell menyampaikan, pada saat pemugaran masjid nabawi, terlihat bahwa rosulullah membangun masjid tersebut dengan sederhana. Arsitektur awal mulanya berupa segi 4 dengan bilik sebagai pembatas sekelilingnya. Di sepanjang bagian dalam bilik, terbuat semacam serambi yang langsung berhubungan dengan lapangan terbuka yang terletak di tengahnya.

Secara universal, kubah itu berupa semacam setengah bola ataupun kerucut yang permukaannya melengkung keluar. Menurut bentuknya, dalam dunia arsitektur, diketahui terdapat kubah piring karna puncak yang rendah serta dasar yang besar.

Tidak hanya itu, terdapat pula kubah bawang sebab nyaris menyamai wujud bawang. Kubah umumnya diletakkan pada tempat paling tinggi di atas bangunan serta berperan bagaikan atap. Terdapat pula yang ditempatkan di atas rangka bangunan petak dengan memakai singgah kubah.

Setelah teknologi arsitektur semakin berkembang, kubah juga muncul sebagai penutup bangunan masjid.

Setelah teknologi arsitektur semakin berkembang, kubah juga muncul sebagai penutup bangunan masjid. Sesudah Kubah Shakhrah di Jerusalem, bangunan- bangunan masjid mulai dilengkapi dengan kubah. Saat ini, kubah seolah jadi indikator suatu bangunan masjid, sebagaimana yang selama ini kita ketahui.

Pasti, tidak sebatas itu. Kubah masjid sangat bisa jadi memiliki arti yang lebih dalam, paling tidak apabila merujuk tulisan bertajuk A review of Mosque Architecture, Foundation for Science Technology Civilisation( FSTC). Di tulisan itu, diungkapkan kalau keberadaan kubah dalam arsitektur Islam setidaknya mempunyai 2 interpretasi simbolik. Yaitu, merepresentasikan kubah surga serta jadi semacam simbol kekuasaan serta kebesaran Tuhan.

Bagaikan salah satu komponen arsitektur masjid, sejatinya kubah tidak semata- mata menunjukkan kemegahan serta keelokan belaka. Lebih dari itu, kubah jua mempunyai peranan sebagai penunjuk arah kiblat dari bagian luar serta menerangi bagian bidang dalamnya masjid.

Nah, sesudah adanya Kubah Batu di Jerusalem, para arsitek Islam terus meningkatkan bermacam- macam style kubah pada masjid yang dibangunnya. Memasuki abad 12 Masehi, di Kota Kairo Mesir, Kubah Masjid menjadi semacam lambang arsitektur nasional dalam struktur masyarakat Islam. Dengan berkembangnya teknologi yang sangat cepat sekali, kubah masjid senantiasa mengalami perkembangan yang sangat singnifikan.
Pada saat Islam menyebar serta berhubungan dengan budaya serta peradaban lain, para arsitek Islam tampaknya tidak segan- segan untuk mengambil pilihan- pilihan bentuk yang telah ada, tercantum tata cara serta metode membangun yang memanglah telah dipunyai oleh warga setempat.

sejarah kubah masjid

Bukanlah mengherankan apabila wujud kubah masjid terbilang bermacam- macam sebab cocok dengan budaya serta tempat warga Muslim tinggal. Nyaris di tiap negeri berpenduduk Muslim mempunyai masjid berkubah. Di antara masjid berkubah yang populer, antara lain Masjid Biru di Istanbul, Turki; Taj Mahal di Agra, India; serta Kubah Batu di Yerusalem. Begitulah sobat sejarah kubah masjid di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mulai chat
1
Chat dengan kami
Assalamualaikum,
Selamat datang di website kami, ada yang bisa kami bantu?